Kriminalitas

Sejak saya merantau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, saya menjadi lebih sering mendapatkan berita mengenai kejahatan yang terjadi di sekitar saya. Berita kejahatan seperti penipuan, penculikan, pemerkosaan, dan kejahatan tak termaafkan lainnya yang terjadi kepada orang terdekat saya maupun orang yang tidak saya kenal sekalipun pasti saya dapatkan informasinya. Minimal sekali dalam sebulan berita-berita seperti itu saya dapatkan baik melalui media sosial maupun dari mulut ke mulut.

Dahulu, lebih dari sekali saya menyimak berita kejahatan ketika saya masih di Sekolah Dasar (SD) walaupun orangtua saya selalu langsung mengganti acara TV dan melarang saya melihatnya. Dengan usia kurang dari 10 tahun dulu saya selalu berpikir bahwa kejahatan akan selalu terjadi dimana saja dan kapan saja. Entah apa yang saya pikirkan sebagai anak kecil dahulu itu, dengan optimisnya saya yakin tingkat kriminalitas di Indonesia akan semakin menurun seiringnya perkembangan negara ini.

Benar memang. Berdasarkan penelitian Badan Pusat Statistik pada tahun 2011 sampai 2013 dinyatakan bahwa tingkat kriminalitas di Indonesia mengalami penurunan di tahun 2012. Itu pun langsung disusul dengan angka yang lebih hebat lagi setelahnya di tahun 2013.

Saya yakin setiap orang yang pernah melakukan kejahatan tidak selamanya jahat. Sekalinya seseorang melakukan kejahatan tidak berarti dia adalah orang jahat. Namun, apa yang menyebabkan tindakan kriminal ini terjadi? Kenapa sampai ada orang yang tergoda untuk melakukan tindakan kriminal? Desakan ekonomi merupakan hal biasa yang hampir semua orang terbiasa katakana dalam menjawab pertanyaan tersebut. Desakan ekonomi yang membuat mereka menghalalkan segala cara dalam memperoleh secuil harta. Tapi, tidak bisakah mereka berpikir sejenak apa konsekuensi yang akan mereka terima di hari nanti baik di dunia maupun setelah mereka tidak bernapas lagi? Apa yang akan terjadi kepada orang yang mereka libatkan pada perkara kriminal ini?

Saya memang tidak pandai dalam mengubah pemikiran orang dalam suatu hal. Tapi bukankah semua orang bahkan mereka yang melakukannya sudah tahu betapa buruknya suatu tindakan kriminal? Bahkan semua agama yang ada pun sepakat dalam melarang tindakan kriminal, bukan?

Catatan: Tulisan yang saya buat ini hanya sekedar tumpahan dari isi pikiran saya yang sudah ada sejak dulu. Dengan tujuan hanya untuk berbagi saya mengakui bahwa tulisan ini hanyalah pemikiran saya yang tidak bersifat ilmiah. Sejak saya memiliki kebebasan untuk menulis apapun di situs ini maka saya manfaatkan kesempatan ini untuk mencoba menulis.

Sumber: http://old.bappenas.go.id/files/data/Politik_Hukum_Pertahanan_dan_Keamanan/Statistik%20Kriminal%202014.pdf

Like what you read? Give Nisa Zafirah a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.