Alumni Purwadhika: Mengenal Muhammad Irsha, Alumni Job Connector yang kini menjadi TechOps Engineer DOKU Indonesia
Mari berkenalan dengan Muhammad Irsha, Alumni Job Connector Purwadhika Startup & Coding School Batch 4 yang sudah disalurkan bekerja di DOKU Indonesia. Sebelum mengikuti kelas di Purwadhika, Irsha bekerja di perusahaan IT Swasta. Namun karena ingin mengembangkan diri, akhirnya Irsha memutuskan untuk mendalami coding baik front end dan back end. Maka kini Irsha akan membagikan Review tentang Purwadhika.
Setelah mengikuti program 15 minggu belajar menjadi Web & Mobile developer, sekarang Irsha bekerja di DOKU Indonesia, perusahaan jasa pembayaran online dan manajemen resiko pertama di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 2007. Pada 16 Juni 2017, DOKU Indonesia resmi menjadi hiring partner Purwadhika Startup & Coding School untuk membantu para lulusan Job Connector dalam mencari pekerjaan di perusahaan teknologi.
Lalu, apa yang menjadikan Irsha termotivasi untuk mulai belajar dan memperdalam ilmu coding di Purwadhika? Ini dia cerita lengkapnya.
Q: Sebelum bergabung dengan Purwadhika, apa kesibukan Irsha?
A: Sebelum mengikuti program Job Connector, sebenarnya saya seorang karyawan di perusahaan IT swasta. Setelah berpikir panjang, akhirnya saya berhenti untuk mengembangkan diri di bidang coding karena saya merasa masih perlu mempelajari hal baru dan mendalaminya.
Q: Lalu, Irsha tahu Purwadhika darimana, dan apa yang membuat kamu mau mengikuti Job Connector?
A: Awalnya saya tahu Purwadhika dari internet saat sedang mencari sekolah coding yang dekat dari rumah dan dengan harga yang terjangkau. Setelah membandingkan dengan kursus coding lainnya, pilihan saya jatuh ke Purwadhika. Menurut saya, Purwadhika memberikan program pelatihan dengan bahasa pemrograman yang dipakai oleh banyak perusahaan saat ini.
Yang membuat saya tertarik dengan Job Connector adalah karena ketika lulus program ini, kita langsung disalurkan ke perusahaan-perusahaan teknologi ternama di Indonesia. Menurut saya, program ini sangat membantu saya untuk menambah nilai jual saya ke perusahaan-perusahaan tersebut.
Q: Bagaimana kesan Irsha terhadap Job Connector Purwadhika Startup & Coding School?
A: Di Purwadhika saya mendapatkan teman-teman baru yang suportif dan pengajar yang expert dengan komunikasi di dalam kelas yang fun dan memudahkan kami untuk bertanya. Jawaban yang diberikan pun memiliki kontribusi pada pemahaman kami terhadap coding.
Q: Apakah dampak dari yang sudah anda pelajari pada karir anda?
A: Setelah saya mengikuti Job Connector, saya menyadari bahwa sesungguhnya bahasa pemrograman itu dapat dipelajari asal tidak mudah menyerah ketika menemukan suatu case yang sulit. Selain itu, logic kita ketika menghadapi sebuah masalah akan lebih baik karena berdasarkan segala problem solving yang sudah kita pelajari membuat kita lebih percaya diri.
Q: By the way, selamat ya Irsha karena kamu sudah diterima di Doku Indonesia! Lalu, Bagaimana keseharian kamu di perusahaan sekarang?
A: Saat ini saya Bekerja di Doku Sebagai posisi TechOps dalam tim Applications & Utilities atau bisa di sebut sebagai Doku Academy. Untuk pekerjaannya nya sih lebih kearah membantu sistem yang sedang berjalan di team production dan selalu siap mengatasi minor bugs yang belum memerlukan bantuan team developer. Tetapi kita juga akan membantu team developer jika ada bugs dan error yang bersifat major. Jadi kita akan mempelajari keseluruhan sistem tersebut untuk membantu sistem yang berjalan. Maka itu, setiap pagi kita melakukan daily meeting karena kita menganut SCRUM agar selalu update terkait project dan issue yang ada.
Q: Siapakah pengajar di Purwadhika yang paling berkesan? Topik apakah yang diajari?
A: Pengajar yang paling berkesan adalah Mas Lintang Wisesa. Beliau orang yang santai tapi sangat to the point dalam mengajar. Menurut saya, beliau ahli dalam bidang fundamental sampai Back End.
Q: Jika ada orang yang ingin bekerja di perusahaan Teknologi / Startup tapi belum memiliki skill coding, apakah saran Irsha untuk mereka?
A: Pertama, kenali perusahaan itu, industri yang digeluti, dan teknologi apa yang digunakan. Lalu, pelajari lah teknologi yang dipakai oleh mereka. Jangan menyerah untuk belajar karena belajar sebagian dari kehidupan. Mengutip dari seorang atlet legenda “lebih baik menderita sekarang kemudian habiskan sisa hidupmu sebagai pemenang”
Itu dia cerita Muhammad Irsha kenapa akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja dan mau mendalami skills yang dimiliki. Akhirnya pengorbanan Irsha dalam karirnya kini sudah membantunya untuk bekerja di salah satu perusahaan fintech ternama, DOKU Indonesia.
Baca Juga:
Jika kamu tertarik untuk belajar Coding dan ingin langsung disalurkan ke perusahaan IT ternama di Indonesia, kamu bisa cek program Job Connector di sini!
Please follow and like us:
Originally published at connect.purwadhika.com on September 4, 2018.
