Weekly Report #4 — Niken

Sama seperti minggu-minggu sebelumnya, RedPanda selalu mengawali pertemuan setiap Senin pagi di kelas. Pagi itu 7 Maret 2016, sembari menunggu kelompok lain laporan progress kita melakukan scrum review dan scrum planning. Saat scrum planning saya membuat beberapa sprint backlog di trello untuk dikerjakan selama satu minggu ini. Kemudian, Firza menentukan akan ditugaskan kepada siapa sprint backlog tersebut. Alhasil saya kedapatan sprint backlog yang bisa disebut akar dari backlog lain.

Saya mendapat tugas untuk menentukan variabel apa saja yang diperlukan untuk menghitung rate OOS suatu item. Saya berusaha mengerjakannya secepatnya. Senin malam RedPanda tidak kumpul karena Firza mengasumsikan kita butuh waktu untuk menyelesaikan task masing-masing. Waktu itu saya manfaatkan untuk memikirkan tugas saya sendiri.

Hari selasa, saya menyampaikan kepada Firza ada kendala terkait tugas yang sala lakukan. Kendalanya adalah data yang akan diberi HappyFresh berupa rate yang sudah jadi. Sehingga saya bingung, buat apa kita mencari rate jika mereka memberi kita rate. Saya sampaikan masalah tersebut juga pada teman-teman lainnya.

Karena Rabu 9 Marte 2016 libur, kami memutuskan untuk berkumpul dan menyelesaikan masalah ini pada hari Kamis. Kamis malam, di yuli, saya Iddad, Firza, dan Shylla mendiskusikan masalah ini. Alhamdulillah… kami mendapatkan jalan keluar. Jalan keluar dan hasil pertemuan itu adalah:

  1. Kami akan meminta data baru untuk keperluan kami membuat algoritma menghitung OOS rate, namun
  2. Kami tetap menerima data yang akan diberikan HF untuk menvalidasi hasil perhitungan kami
  3. Kami menyamakan pemikiran masing-masing mengenai flow aplikasi dari fitur OOS rate ini

Dengan jalan keluar tersebut, saya dapat memfinalisasi tugas saya. Berikut adalah bentuk tabel yang akan digunakan untuk menghitung OOS rate:

  • Table SDU (stock daily update) dari supermarket
  • Data terjadinya OOS dari suatu item (saat shopper nge-flag item OOS)
  • Table transaksi pembelian yang jadi dilakukan
  • Table transaksi pembelian yang dibatalkan karena OOS

Berikut adalah flow aplikasi untuk fitur OOS rate:

  • Fitur OOS rate adalah salah satu menu diantara bbrp fitur yang ada di aplikasi HappyStock yang kita buat
  • Fitur OOS akan terintegrasi lgsg dengan database dan bekerja otomatis (baca database otomatis dan menambahkan/update data baru jg otomatis)
  • Kita akan membuat sub-fitur dari OOS rate yaitu “settings” dimana kita bisa mengatur:
     — Schema Relation yang akan diintegrasi
     — input/set Query/Formula utk menghitung rate (sehingga bisa disesuaikan dengan database)
     — setting waktu update rate (waktu buat ngitung rate, misal: setiap jam 10 pagi hitung rate berdasarkan perubahan database)
     — setting threshold -> belum kebayang gimana
     — dll..
  • Dari fitur ini akan ada beberapa tabel database yang baru untuk menyimpan:
     — OOS rate yang dihasilkan per item per waktu
     — threshold per item
  • Subfitur berupa visualisasi data berbentuk table (ada menu filter dan search juga) di tabel juga nnt ada keterangan OOS ratenya up atau down
  • Subfitur berupa visualisasi data berbentuk diagram (untuk mengetahui gambaran perubahan rate)

Hari Jumat 11 Maret 2016, seperti biasa jam 1 kami berangkat dari Fasilkom menuju HF. Pada hari itu saya berharap bisa ngobrol banyak dengan mentor dan bisa menyampaikan ide-ide brilian yang sudah RedPanda kumpulkan. Namun ternyata, hingga akhir jam mentoring kami tidak bertemu dengan mentor kami. Sayang sekali, padahal ada banyak sekali hal yang ingin saya sampaikan dan banyak juga informasi mengenai database HF yang kami butuhkan demi kelanjutan progress project ini.

Saat menunggu mentor di HF, kami memutuskan untuk membuat dokumen rapi mengenai functional dan non functional requirement. Kami juga menyamakan pikiran dan ide mengenai rincian/detail sistem yang akan kami buat. Alhamdulillah saya merasa progress kami cukup banyak setelah solusi ini kami tetapkan. Namun masalah lain muncul, banyak kendala yang menghambat kami seperti data dari HF yang tak kunjung kami dapatkan dari mentor.

Hari Minggi, 13 Maret 2016, setelah meyelesaikan segala urusan(tugas matkul lain, beres-beres kosan, dll) saya menyempatkan diri untuk lanjut belajar ruby dan rails. Lessons ruby saya baru 32% dan rails 34%. Kedepannya saya akan mencoba install ruby on rails langsung di laptop. Saya belajar dari jam 1–4.30an, disela-sela kejenuhan belajar saya juga membuka behance dan mengecek pekerjaan Shylla É. Pramadhani. Dia membuat beberapa design yang bagus (y).

Semoga PPL kami bisa berjalan dengan lancar. Aminnnn..