Beristirahat Sejenak
Padatnya jadwal diklat dan rangkaian kegiatan lainnya pasca berakhirnya perkuliahan semester II 2014/2015 membuatku harus berangkat dari rumah ke kampus hampir setiap hari. Ingin sekali rasanya beristirahat dari semua rutinitas ini. Lelah dan jenuh menjadikan tanggal 6 Juli 2015 sebagai hari yang sangat aku nantikan yaitu saatnya liburan.
Baru kali ini aku mengisi minggu awal liburan untuk betul-betul beristirahat dan menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga. Padatnya aktivitas dan tugas yang cukup menyita waktu dan tenagaku akhir-akhir ini membuat interaksi antara aku dan keluarga juga berkurang. Oleh karena itu, aku telah berencana untuk menghabiskan waktu liburanku kali ini hanya bersama keluarga.
Hari Lebaran pun tiba, aku dan keluarga pergi ke Jakarta untuk bersilahturahmi dengan sanak saudara yang merayakan Lebaran. Opor ayam dan ketupat yang menjadi hidangan istimewa setiap tahunnya serta berkumpul bersama keluarga membuat semangatku seakan terpacu kembali. Walau aku tidak merayakan Lebaran, tetapi suasana Lebaran yang hangat selalu kurindukan. Keesokan harinya aku pun kembali ke Bandung.
Pada tanggal 22 Juli 2015, aku dan keluarga pergi berlibur ke Bali. Kami tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai pada pukul 10.30 WITA. Kemudian, kami menginap di daerah Kuta.
Keesokan harinya, kami mengikuti Local Tour. Destinasi wisata pertama kami adalah Pertunjukan Tari Barong. Sangat banyak turis mancanegara yang turut menonton pertunjukan ini. Senang rasanya melihat banyak wisatawan mancanegara yang mengapresiasi kebudayaan lokal kita. Saat itu, muncul pertanyaan di benakku. Bagaimana dengan masyarakat Indonesia sendiri, mengapa turis domestik jarang terlihat menonton pertunjukan itu? Karena kebetulan saja saat itu sedang sepi wisatawan domestik atau memang karena masyarakat kita sendiri kurang menyukai dan mengapresiasi kebudayaan tradisional bangsa kita sendiri.

Kemudian, kami mengunjungi Pura Batu di Ubud. Masyarakat Bali memang masih sangat kental dengan nilai-nilai religius, terlihat dengan begitu banyaknya umat yang bersembahyang dengan khusyuk di Pura. Selanjutnya, kami pergi ke Tegalalang. Hamparan sawah hijau dan hembusan angin nan sejuk menyambut kami. Kemudian kami ke Kintamani untuk makan siang. Selanjutnya kami pergi ke Pura Tampak Siring.
Sore hari menjelang malam, kami makan malam di Pantai Jimbaran. Pasirnya begitu putih, air lautnya pun begitu jernih. Suasana yang sangat nyaman dan disuguhkan oleh pantai ini, tak heran banyak wisatawan yang berkunjung untuk memanjakan mata dengan keindahan Pantai Jimbaran.

Hari selanjutnya, aku dan kakakku melakukan water sport di Tanjung Benoa. Beragam jenis water sport bisa dilakukan disini seperti banana boat, para sailing, dan sea walking.

Setelah itu, kami pergi ke Pantai Pandawa. Wisatawan di sana sangatlah ramai. Aku menyewa sebuah kano dan mencoba mendayung hingga cukup jauh dari tepi pantai. Indah sekali melihat hamparan laut lepas yang begitu biru. semoga keindahan ini bisa terus terjaga dan tidak dirusak oleh tangan-tangan manusia.

Selama berada di Bali aku mengamati bahwa selain keindahan alam yang luar biasa, yang membuat Bali menjadi destinasi wisata berskala internasional adalah kesiapan masyarakat lokalnya. Masyarakat di Bali sangat teratur dan tertib terutama dalam menjaga kebersihan dan berlalu lintas. Mereka juga sangat ramah pada para wisatawan. Kebanyakan masyarakat Bali khususnya yang bekerja di tempat wisata cukup fasih berbahasa Inggris sehingga turis asing tidak kesulitan untuk bertanya. Selain itu masyarakat di sana terkenal akan kejujurannya, sehingga para wisatawan merasa aman. Mereka sadar bahwa sebagian besar masyarakatnyamencari nafkah di bidang pariwisata, untuk itu mereka pun akan berusaha memberikan kenyamanan bagi para wisatawan yang datang agar tak enggan untuk kembali.
Aku yakin bahwa ada banyak sekali daerah-daerah di Indonesia yang memiliki keindahan alam seperti di Bali. Namun, pariwisata di berbagai daerah Indonesia masih kurang dipublikasikan, selain itu masyarakat lokalnya juga belum terlalu siap untuk turut bekerjasama membangun daaerahnya sebagai destinasi wisata. Semoga beberapa tahun ke depan banyak daerah-daerah lain di Indonesia yang menjadi destinasi pariwisata internasional seperti Bali.
Tiba saatnya liburan ini harus berakhir, waktu istirahat ini pun harus berakhir. Kini tiba saatnya melanjutkan rutinitas dengan semangat!
Gregoria Junita Kirana/19914108/15414093