Yeohaeng (여행)


Iya memang, segitu weeaboo Koreanya saya sampai-sampai judulnya Bahasa Korea. Orang-orang bilang yang kaya gini Koreaboo. Udah lupain, baca gih :)

Yeohaeng (여행) (n) : Memang arti harafiahnya bukan liburan sih tapi perjalanan, ya mumpung bahas libur Lebaran siapa sih yang ga menempuh perjalanan menjemput THR mereka :)

Awal mula liburan seorang pria yang masih mengidam-idamkan bertemu dengan sang idola di negeri kimchi sana ini, dihabiskan dengan ke-tidak-faedah-an yang luar biasa. Semua diawali ketika dia memutuskan untuk tidak ikut meramaikan hal-hal sosial seperti dikpus dan teman-temannya. Dia memilih untuk dikpus di kosan bersama laptop, komik, dan cemilan yang setia menemaninya setiap saat sampai-sampai keteteran belajar. Di sela-sela “kesibukan” menonton orang yang bahkan tidak dia kenal di layar kaca, dia sadar, mungkin liburan ini akan lebih faedah jika dilakukan berbeda dari liburan-liburan sebelumnya, maka ia pun mengambil langkah hebat dan beranjak dari kursinya untuk keluar menghadapi dunia.

Langkah pertama yang ia lakukan yaitu mencoba aktif mengikuti rentetan acara seperti dikpus yang telah ia lewatkan, yang tentunya wadah terdekat yaitu Interaksi bersama angkatan. Ia sadar bahwa itulah yang ia butuhkan selama ini, ilmu, teman, dan koneksi, tiga manfaat yang sangat luar biasa. Terlintaslah dalam pikirannya, apakah jika ia makin “sosial” dia akan mendapatkan lebih banyak manfaat yang selama ini tidak pernah ia dapat. Maka ia pun berubah. Bukan menjadi Kamen Rider tetapi menjadi manusia yang lebih mau menerima orang lain. Ia jadi makin banyak bertemu dengan orang lain dan menjalin hubungan yang lebih erat, bahkan sampai ada yang jadi pacar.

Begitu banyak manfaat yang ia temui di Kota Bandung kota tempat dia menggali ilmu, tapi ia tidak lupa dengan kota asalnya tercinta tempat keluarga tercinta berada, Kota Cibubur.

Sebenarnya rumahnya masuk Kota Depok tapi nama kompleknya ada Cibuburnya jadi ya gimana….

Ia pun memutuskan untuk kembali ke rumah setelah kesibukan yang ia habiskan di Bandung. Ramadhan pertama yang ia habiskan sendiri di Bandung pun menjadi bahan cerita pertama yang ia ceritakan kepada keluarganya. Mereka pun menghabiskan libur lebaran bersama dengan pergi silaturahmi ke rumah-rumah kerabat. Bertemu keluarga setelah sekian lama karena jarang pulang ke rumah, membuat ia sadar betapa pentingnya keluarga, ia pun memikirkan apakah kedepannya ia akan lebih sering pulang di sela kesibukan perkuliahan. Ia pun mengubah pikirannya menjadi lebih family-integrated.

Memasuki episode final, ia pun sadar, dengan berubah menjadi Kamen Rider, ia bisa menyelamatkan dunia, dari penguasa yang tidak bekerja sesuai yang ia janjikan, dari koruptor yang hanya memikirkan dirinya sendiri, dari pengedar narkoba yang meracuni dunia, dan dari kebusukan lainnya yang ada di dunia. Mmm maaf salah, eh tapi yang diatas ini memang perlu dibasmi secepatnya.

Memasuki penghujung liburan, ia pun sadar, dengan berubah menjadi manusia yang lebih mau menerima orang lain, ia bisa mendapatkan berbagai manfaat yang ia tidak bisa dapatkan saat ia masih diam tidak produktif. Ia pun sadar dengan menikmati liburan ini sebagaimana liburan, sifat deadliner-nya tidak pernah berubah :)

Muhammad Yoga Aulia -19914007 -15414013