Petualangan Isfha dari newbie sampai ke dunia koding

Teman-teman kali ini kita akan dapet banyak inspirasi dari Isfha, masih umur 20 tahun (di 2018) tapi petualangannya di dunia koding udah lumayan panjang, langsung aja, Isfha boleh ngenalin diri ?

“Halo, Nama saya Muh Isfhani Ghiath, dipanggil isfha atau ippang, lahir di Sungguminasa, 28 Juni 1997, dibesarkan di Gowa, tepatnya di Bontoramba, Sulawesi selatan. Dari keluarga Sunda-Makassar, ayah asli Jeneponto, sedangkan ibu asli Jakarta-bogor.

Setelah lulus SMP dari SMPN 1 Sungguminasa, saya merantau ke Kota Depok. Sekolah di SMK Al Muhajirin dengan peminatan teknik komputer jaringan.

Saat ini, saya kuliah Informatika (S1) di Insititute of Technology Nurul Fikri (STT Terpadu Nurul Fikri). Dan aktif di beberapa komunitas di Indonesia, di aBraincode Indonesia www.abraincode.id sebagai pendiri, Lead Community di Google Developer Student Clubs di Kampus, contributor di GDG Devs Group (Chapter Depok dan Jakarta), Jakarta JS, React Native ID, Kotlin Indonesia, CodeAndroid Indonesia, FOSS Indonesia, ADB Bandung dan lainnya.

Sekarang sedang mencoba membangun usaha sendiri dibidang software house yang berlokasi di Depok. Selain itu aktif dalam research and development tentang fintech dan blockchain perusahaan Singapore, Frypto Ltd dan dipercaya untuk menjadi lead technology (CTO) di Halalin.asia, marketplace islam pertama di Indonesia. Kemarin juga ditunjuk dari Google India sebagai champaign lead untuk program Google Crowdsource di Indonesia”

Sebelum ke dunia koding, aktivitasnya apa?

“Sebenarnya saya seorang seniman, karena lingkungan keluarga dari ayah seniman semua. Dulu, sebelum kenal dengan koding, saya seorang pelukis. Sempat menang kejuaraan O2SN juga tingkat Sulawesi Selatan dalam lomba lukis. Pernah juga sebagai designer. Kebetulan, ayah ku punya percetakan, jadi sempat bantu untuk menjadi designer support di percetakannya. “

Awal ketemu dunia koding kapan dan dimana?

“Nah, kalua ini panjang ceritanya. Sudah saya lampirkan juga ya cerita pengalamanku haha.. tapi sekilas, saya ketemu dunia koding ini sejak ayah ku pertama kali menyewa sebuah komputer untuk kebetuhan percetakan.

Bingung dengan benda itu, bisa nyala dengan tabung dibelakangnya & ada tombol yang bisa dipencet & perangkat yang bisa digerakin (maklum, anak bontoramba sepertiku belum pernah lihat benda seperti itu sebelumnya) haha. Dengan rasa penasaran, kucoba untuk mengoperasikannya.

Tidak lama, ada kejadian aneh! komputernya rusak fatal. SEMUA DATANYA HILANG! Semua dokumen percetakan hilang akibat ke-sok-tahuan ku menggunakan komputer.

Dari situ, dengan tegas saya dilarang untuk menyentuh komputer itu lagi. Tapi saya tetap penasaran & merasakan sesuatu yang luar biasa di komputer. Ketika ayahku sedang tidak di rumah, saya coba eksplorasi lagi system komputer itu (saat ini windows 2000 atau XP kalau ngga salah). Semua fiturnya saya coba gunakan.

Ada satu benda aneh lagi, benda yang bentuknya tipis dan mirip seperti kaset radio (disket). Saya coba masukkan disket tersebut di CPU komputer (seperti ayah saya lakukan), dan komputer ini mengalami kerusakan lagi. Ternyata, disket tersebut terinfeksi virus. Seketika muncul “popup” notifikasi dari virus tersebut dan CD-ROM nya otomatis buka-tutup.

Semenjak itu, saya dilarang keras dan dihukum. Tapi ya namanya anak kecil, rasa penasaran selalu ada. Kok bisa ada aplikasi di komputer? Kok bisa ada virus?, saya penaran dan pengen ngulik cara bikin aplikasi untuk ngilangin virus tersebut. Ternyata sehari setelah itu, ada teknisi datang memperbaiki komputer

Ternyata aplikasinya sama seperti pikiran ku, teknisi memasang antivirus, ingat dulu, antivirus ada gambar bebeknya & berwarna kuning (PCMAV, buatan mas Anton Pardede). Saya penasaran cara membuat antivirus, dan berangan-angan bisa bikin aplikasi serupa

Sampai suatu hari teman-teman SD mengajak ke warnet, (pertama kali). Saat ini diperkenalkan yang namanya internet. “Apapun yang kamu mau cari, bisa ketik disini (waktu itu masih pake yahoo)” katanya. Dan cobalah ngulik tentang aplikasi komputer, dari keyword yang amburadul sampati keyword untuk menciptakan antivirus menggunakan VBA.

Saya mulai membuat antivirus berbasis command line, waktu itu kunamakan “Cleaner”. Dari situlah, saya kenal pemorgraman!

Mulai serius di dunia koding kapan dan kenapa ?

Setelah lulus SD, dengan sisa uang jajan seribu perak sehari, ke warnet setiap 2 hari . Saya gabung di salah satu forum programmer pertama (indocode.com), buatan mas Sepran Ashari. Saya coba eksplorasi lebih banyak lewat ini.

Bahasa Indonesia saya belepotan, setiap nanya, pasti dibully sama member-member forum disitu. Dari cacian “bocah ingusan”, sampe “programmer amatiran”. Saya tetap belajar menjadi SR (silent reader) haha.

Saya mulai ketemu forum-forum lain, dan bahkan lebih spesifik bahas tentang pemrograman antivirus, seperti (smadaver.com, virusindonesia.com, codenesia.com, n3.org, dan sampai kaskus!).

Terus serius untuk pengembangan aplikasi antivirus, yang kunamai Spensav (SMPN 1 Sungguminasa AV). Dari C++ sebagai antivirus mobile, assembly sebagai antivirus engine, hingga virus research dan UI app design.

Apa hal yang luar biasa yang dilihat di dunia koding ?

Kebebasan! Kita bisa bebas merealisasikan ide kapanpun tanpa batasan waktu, kita bisa dengan bebas dan punya privileges lebih untuk mengenal dunia lebih cepat, kita bisa secara bebas berkenalan dan mempunyai relasi baru sesama engineer diseluruh dunia.

Dan hal yang paling penting, kita bisa bebas dalam membantu banyak orang, dalam menyelamatkan banyak orang.

Isfha termsuk yang aktif membantu teman-teman lain di dunia nyata (komunitas) boleh tahu alasannya?

Alasanya terkandung dari 2 hadits ini ☺
“Tuntutlah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat.” (HR. Ar-Rabii’)

dan ini

“Barangsiapa merintis jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (HR. Muslim)

Pesan untuk teman-teman yang sedang belajar di sekolahkoding?

Jangan patah semangat, terus berkarya, dan jangan pernah puas dengan apa yang sudah didapatkan saat ini. Ilmu sangat berkembang dengan pesat, apalagi ilmu komputer, semakin hari semakin ada teknologi baru (framework baru, paradigma baru, atau apapun itu).

Jangan mudah kenyang, tetaplah lapar dan haus akan ilmu. Ada satu hal yang saya pegang teguh dari dulu hingga saat ini, yaitu “Keterbatasan tidak menutup untuk meraih kesuksesan”. Dan saya merasakan hal itu, dari yang awal nya ngoding di warnet hingga saat ini alhamdulillah sudah bisa dan mampu membeli laptop buah apel dengan jeri paya sendiri ☺

Salam ngoding!

Like what you read? Give Hilman Ramadhan ☕ a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.