5 Alasan Kenapa Pengenalan Diri Itu Penting

Kalau belum kenal diri sendiri, jangan harap kenalan sama calon pasangan, apalagi ibu-bapaknya!

“Hai, salam kenal.”

Itu sapaan yang harusnya kamu ucapkan ke dirimu sendiri sebelum mengirimkannya ke match kamu. Mungkin kamu merasa kamu sudah tahu diri kamu luar-dalam. I mean, it’s you. Masak, sih, kamu nggak tahu apa kelebihan-kekurangan kamu, baik-buruknya kamu, potensi kamu? Kok masih gagap ketika diwawancara calon bos? Gimana kalau nanti ditanya calon mertua? #eaaak #melebar

Maka, berikut 5 alasan kenapa mengenal dirimu luar-dalam sebelum mulai mencari pasangan itu penting:

1. Ada sebagian dari dirimu yang nggak kamu sadari

Voldemort aja bisa nggak sadar kalau sebagian jiwanya ada di diri Harry Potter, apalagi kamu. Biasanya, kita merasa diri kita sendiri lah yang paling tahu seluk-beluk kepribadian kita. Tapi duo psikolog Joseph Luft dan Harrington Ingham bilang kalau setiap orang punya sisi kepribadian: yang sudah ia ketahui dan yang belum ia ketahui. Sisi kepribadian yang belum kita ketahui ini masih bisa digali, misalnya dengan minta testimoni dari keluarga dan teman, ngobrol dengan psikolog, atau ikut tes kepribadian.

2. Karena kekurangan diri tidak selamanya merupakan kelemahan

Tidak sedikit orang yang merasa minder dengan dirinya karena merasa tidak sehebat orang lain. Percaya, deh, rumput tetangga memang terlihat lebih hijau, tapi hal itu dikarenakan mereka sudah tahu strategi yang tepat untuk menyulap kekurangannya menjadi batu loncatan yang membuat dia melambung lebih tinggi. Sekarang giliran kamu cari tahu cara membuat dirimu lebih ‘hijau’ ditambah dengan sedikit ‘bunga-bunga’ supaya makin menarik di hadapan calon pasangan.

3. Untuk menghindari pengulangan kesalahan dalam hubungan

Pernah patah hati karena ulahmu sendiri? Sekali, dua kali, atau berkali-kali? Patah hati, sih, biasa, tapi jangan dibiasakan juga keleus! Kamu telah menguasai rumus “Anti Patah Hati Berulang Kali” ketika kamu sudah mengenali dirimu dengan baik, juga hal-hal yang bisa kamu tingkatkan. BTW, ini rumus “Anti Patah Hati Berulang Kali”:

(Mengenali Potensi + Introspeksi Diri) x Tulus Mencintai

4. Yang kamu inginkan ≠ Yang kamu butuhkan

“Pokoknya aku mau pasangan yang jago masak, bisa minimal 5 bahasa, jenjang pendidikan terakhir S2, punya usaha sendiri, dan seterusnya, dan seterusnya…”

Ups, yakin semua yang kamu inginkan bisa membuat hubunganmu sehat dan bahagia? Orang yang sudah mengenal dirinya tahu tipe pasangan seperti apa yang paling bisa melengkapi dirinya, dan tahu cara memperjuangkannya. Dengan mengenali diri sendiri, kamu juga jadi tahu apa saja faktor-faktor yang paling esensial yang menjadi prioritasmu dalam mencari pasangan.

5. Cintai dirimu sebelum mencintai orang lain

Beberapa orang berharap bisa mendapatkan calon jodoh yang akan menerima dirinya apa adanya. Tapi memangnya, sudah seberapa jauh kamu bisa menerima dirimu sendiri? Kabar buruknya, kamu tidak bisa mengharapkan seseorang untuk mencintaimu kalau kamu bahkan belum menerima dirimu sendiri.

Menerima diri sendiri bukan berarti hanya lancar menjawab pertanyaan calon bos mengenai kelebihan-kekuranganmu, tapi juga melibatkan perasaan puas terhadap dirimu sendiri dan tidak menggantungkan kebahagiaanmu pada orang lain.


Penasaran mau kenal diri sendiri tapi nggak tahu mulai dari mana? Yuk, mulai dengan cek tipe kepribadianmu!

Like what you read? Give Andrea Gunawan a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.