5 Profil Online Dating Buat Pangling

Kuncinya satu: Berani “jual diri”!

Menulis profil di situs kencan online terkadang terasa berat, bahkan bagi seorang penulis sekalipun. Kadang mendeskripsikan bagaimana diri kita sebenarnya (baca: “jual diri”) dalam beberapa kalimat atau paragraf bukan hal yang mudah, apalagi kalau kita nggak mengenali siapa diri kita, dan kualitas baik apa yang bisa kita tonjolkan. Nggak heran banyak dari kita yang memilih jalan terpendek, yaitu membuat profil yang sangat standar dan sama sekali tidak menarik. Matches kita pun jadi malas untuk memulai obrolan dengan kita.

Jadi aku harus apa dong, Mb? Kuncinya satu: Berani “jual diri”!

Daripada menulis: “Suka jalan-jalan.”

Lebih baik: “Baru saja balik backpacking dari Jepang, nih. Selanjutnya mau ke Sumbawa. Daripada bilang ‘Salam kenal’, mending kasih tahu aku destinasi favorit kamu, mungkin saja kita bisa liburan bareng?”

Daripada menulis: “Suka baca.”

Lebih baik: “Saya suka baca. Bukan, bukan brosur servis AC. Buku biografi non-fiksi berlatar ilmu psikologi seperti buku A Child Called ‘It’ atau Sybil, juga fiksi seperti seri Harry Potter, karya-karya Mitch Albom, sampai buku kumpulan puisi Lang Leav dan Beau Taplin. Kamu?”

Daripada menulis: “Saya hobi makan.”

Lebih baik:Dessert. Aku nggak bisa hidup tanpa dessert. Apalagi yang pakai pisang. Dan lelehan cokelat. Juga es krim. Ada saran tempat dessert baru yang asyik?”

Daripada menulis: “Saya suka olahraga.”

Lebih baik: “Sambil lari dari kenyataan, mendulang medali dari lari maraton. Selain untuk alasan kesehatan, aku merasa paling seksi ketika sedang berkeringat. Mungkinkah kamu partner lari aku berikutnya?”

Daripada menulis: “I’m just an ordinary person…”

Lebih baik tonjolkan kelebihan kamu*, misalnya: “Aku anaknya konsisten dan komitmen banget. Sekali nyantol, ya itu aja terus. Setiap hari makan sate ayam pakai lontong selama setahun penuh aja aku nggak bosen-bosen. Kebayang, kan, kalau akhirnya kamu jadi sama aku?”

*Coba lihat Laporan Kepribadian kamu lagi, deh. Mungkin ada yang bisa kamu kutip sebagai bahan “jual diri”?

Selain contoh-contoh di atas, kamu juga bisa tulis lelucon atau kutipan yang ngena banget di kamu, ataupun teka-teki. Be specific, tapi juga tetap memancing rasa penasaran match kamu supaya ia menyapa kamu atau membalas pesan kamu.

Gimana? Sudah terinspirasi untuk menulis profil yang “kamu” banget? Atau mungkin kamu pernah dapat match yang profilnya bikin kamu pangling? Coba share di kolom komentar di bawah!

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.