Fauzi dan Dian (dok. pribadi)

Kisah cinta: Fauzi + Dian

Hubungan yang dimulai dari hal konyol ketika bertemu, membuat kami bisa bersama hingga sampai ke pernikahan.

“Pasangan match saya, Fauzi, memberi tahu bahwa dia ada di depan kantor. Saya melihat memang ada 1 pria duduk di atas motor masih lengkap dengan helm dan masker di wajahnya. Spontan, saya langsung sapa dengan semangat “Hai Fauzi yah??” dan hasilnya… upss saya salah orang!!! Fauzi yang saya maksud ternyata ada di sebrang kantor sambil melihat kearah saya sambil tertawa terbahak2 karena kekonyolan saya yang salah menyapa orang.”
Ya, begitulah awal pertemuan saya, Dian, dengan Fauzi pasangan match setipe yang saya temui pada 25 Juni 2016.

Hai, Setipe!

Perkenalkan saya Dian (27) dan Pasangan saya Fauzi (30). Alhamdulillah kami sudah melangsungkan lamaran pada 15 Januari 2017 dan telah menikah tanggal 3 Maret 2017. Pertemuan pertama kami memang sangat lucu dan berkesan, namun bukan hanya pertemuan pertama yang lucu itu saja yang membuat kita semakin dekat, adanya banyak kebetulan yang terjadi diantara kami juga menjadi salah satu faktor semakin nyamannya hubungan kami.

Tanggal 13 Juni 2016 adalah awal pertama saya dan pasangan match di aplikasi Setipe, dari chat di aplikasi kami langsung bertukar pin BBM, ternyata kita sama-sama baru pertama kali masuk di situs pencarian jodoh, niat nya memang mau mencari pasangan yang siap menikah.

Dari chat pribadi yang kita lakukan sebelum pertemuan ternyata banyak kesamaan diantara saya dan Fauzi, mulai dari sama sama sakit sinusitis, ukuran kaki kanan dan kiri beda, sampai ada kesamaan di keluarga juga, ternyata anniversary pernikahan orang tua kami sama sama di bulan November, ulang tahun ayah kami di bulan agustus, dan ulang tahun Ibu kami di bulan april, agak unik juga kalau di ingat ingat.

Pertemuan pertama kami diawali dengan Fauzi menjemput saya ke kantor untuk kita sama-sama pergi ke PRJ (Pekan Raya Jakarta), yang kemudian terjadilah tragedi lucu diatas :D. Kami menuju PRJ dalam keadaan macet, ditengah-tengah kemacetan kita saling membuat lelucon-lelucon konyol untuk menghibur satu sama lain. Ternyata kita Real Match. Semuanya pun berlanjut ketika Fauzi di pindahkan kantornya dari Pulo Gadung ke daerah Thamrin dekat dengan kator saya sehabis lebaran. Kita jadi sering pulang bareng, dari situlah kita menjadi semakin dekat dan berkomitmen untuk ke arah yang lebih serius lagi pada tanggal 5 Agustus 2016.

Satu bulan kita pacaran Fauzi mengajak saya bertemu dengan keluarganya dan mengenalkan bahwa kami serius dengan hubungan ini. Keluarganya dan keluarga saya pun menyambut bahagia atas hubungan kami. Begitulah hubungan kami yang dimulai dari hal konyol ketika bertemu, karena kekonyolan itulah kami bisa bersama hingga sampai ke jenjang pernikahan.

Semoga cerita kami bisa membuat sahabat Setipe.com lebih antusias lagi dengan aplikasi ini, karena jodoh tidak kenal tempat dan waktu, Jodoh juga harus dijemput bukan ditunggu. Terimakasih Setipe.com untuk aplikasinya :)