Animasi 4 Kali Lebih Halus Berkat Kecerdasan Buatan

Titan Haryawan
Aug 24, 2017 · 2 min read
Foto: smithvilleschooldistrict.net

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI) memang memberikan banyak manfaat di segala bidang. Bahkan baru-baru ini sebuah industri animasi di Jepang telah memanfaatkan kecerdasan buatan untuk pembuatan animasinya.

Di dalam animasi, ada 2 kategori gambar yang digunakan yakni key frame dan between frame. Key frame adalah gambar yang menggambarkan ekspresi dan pose karakter, sedangkan in between frame adalah beberapa gambar yang masing-masing memiliki perbedaan kecil.

Salah satu peneliti Jepang telah mencoba memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membuat in between frame dengan hasil yang menakjubkan. Seorang peneliti sekaligus programmer itu bernama Yuichi Yagi.

Dengan bantuan deep learning neural network yang dimiliki perusahaan telekomunikasi Dwango dan perusahaan produksi anime Mages, Yagi mengambil beberapa sekuens animasi dari seri Idol Incident, memasukkannya ke dalam programnya, lalu mengalikan empat jumlah frame-nya menggunakan neural network tersebut.

Meskipun masih ada beberapa glitch dan kekurangan, animasi yang dihasilkan oleh program milik Yagi menghasilkan animasi dengan gerakan mengalir yang biasanya hanya terlihat pada adegan yang dibuat secara khusus pada film-film anime. Selain itu, karena yang digunakan adalah animasi yang sudah jadi, bisa jadi pergerakan yang diciptakan oleh AI tersebut tidak akan selancar itu jika dibuat tanpa in-between frame yang dibuat oleh manusia.

Meski masih merupakan program yang belum jadi, program ini dapat menciptakan karya yang bagus, dan jika permasalahan teknisnya bisa dihilangkan, program semacam ini akan memberi impact besar pada industri anime ke depannya. Otomatisasi proses in-between dapat mengurangi jumlah jam kerja dalam pembuatan sebuah anime, juga mengurangi jumlah animator yang diperlukan untuk mengerjakan pergerakan karakter, sehingga dapat membantu anime yang kurang mainstream untuk bisa diproduksi karena biaya yang diperlukannya pun menurun.

Sumber: Dirangkum dari japanesestation.com

Teknologi.id

Menggali potensi teknologi Indonesia

)
    Titan Haryawan

    Written by

    Teknologi.id

    Menggali potensi teknologi Indonesia

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade