APIC Bentuk Framework Untuk Percepat Adopsi Smart City Indonesia

Smart City merupakan salah satu upaya dalam menghadapi tren Internet of Things. Di Indonesia sendiri, smart city masih dalam tahap pembangunan. Meski memang, implementasinya belum semasif di negara lain, tetapi Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Hal inilah yang membuat APIC (Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas) melakukan upaya dengan memperkenalkan pedoman dalam pembangunan smart city di Indonesia yang diberi nama FKCI (Framework Kota Cerdas Indonesia) versi 1.0. Ketua APIC, Suhono Harso Supangkat menerangkan pembangunan smart city ini menghadapi berbagai macam permasalahan yang mengakibatkan kurangnya kenyamanan dan keamanan kota. Seperti arus urbanisasi.
Suharno juga menjelaskan pemahaman smart city di Indonesia masih belum sama. Ada yang beranggapan bahwa smart city itu adalah kota yang didukung oleh aplikasi tertentu. Ada juga yang beranggapan bahwa smart city itu kota yang memilki command center.
“Pengembangan smart city tidak akan lepas dari adanya inovasi disrupsi yang terjadi di era internet of things, big data, sampai kecerdasan buatan.” Tutur Suharno dalam penjelasannya. Dengan diadakannya pedoman smart city ini, diharapkan menjadi solusi untuk meyelesaikan berbagai hambatan dan masalah yang terjadi dengan pendekatan yang beragam.
Untuk melengkapi sektor pelayanan lain seperti kesehatan cerdas, energi cerdas, sampai mobilitas cerdas, FKCI versi 1.0 masih akan mengalami tahap pengembangan.
Sumber: Dirangkum dari Liputan 6.com
