Dot: Jam Pintar Khusus Untuk Tuna Netra

Dot Watch merupakan jam tangan pintar yang diproduksi khusus untuk penyandang tuna netra. Alat tersebut memiliki berat mencapai 2,5 kg dan dibandrol dengan harga 5 uta Won atau sekitar 60 juta Rupiah. Perangkat tersebut dibuat dalam proses kerja keras selama 2 tahun. Dan pada akhirnya telah menghasilkan 31 paten terkait. Alhasil, Dot Watch menggunakan elektromagnetik sebagai bahannya. Itu membuat module nya lebih kecil dan tipis daripada modul yang sudah ada. Sehingga perusahaan tersebut pun merilisnya dengan harga terjangkau senilai 300.000 Won atau sekitar 3,5 juta Rupiah.
Desain yang dimiliki Dot Watch sama dengan jam tangan pintar pada umumnya. Tetapi yang membedakan, Dot memiliki 24 pin braille di bagian depan jam tangan. Hal tersebut yang menjadikan Dot watch ini akan lebih mudah digunakan bagi para penyandang tuna netra.
Ketika Dot Watch dihubungkan dengan smartphone, pin tersebut akan bergerak ke atas dan kebawah, hal itu dapat menerjemahkan pesan yang ada di smartphone ke dalam bahasa braille. Tombol di bagian kanan jam tangan dapat memberi informasi seperti waktu, cuaca, pesan, ataupun GPS dengan cara memutar tombol tersebut.
Dengan teknologi yang diimplementasikan pada perangkat tersebut, perusahaan ini mendapat feedback positif dipasaran. Perusahaan DOT terpilih menjadi Forbes sebagai salah satu 10 perushaan startup asal Korea Selatan.
DOT meraih penghargaan terbaik pada Telecom World, ITU di tahun 2015. Hanya dalam jangka waktu 2 tahun perusahaan ini berhasil menerima pengakuan secara global. Bahkan, sebelum Dot Watch nya dirilis telah mendapatkan pre-order sebanyak 14.000 di 13 negara.
Sumber: Dirangkum dari kbs.co.kr
