Internet of Things Jadi Solusi Bagi Perburuan Badak Langka

Internet of Things memang berkaitan erat dengan analisis data, data mining, dan analisis prediktif. Hal ini menjadikan banyak perusahaan berkompetisi di era transformasi digital ini. IoT akan menghasilkan banyak sekali informasi dan data untuk membuat keputusan yang cepat dan cerdas.
Sederhananya, perangkat-perangkat yang dapat berkomunikasi satu dengan lainnya melalui jaringan disekitar kita adalah IoT. Tapi, sampai saat ini IoT dimanfaatkan untuk keuntungan finansial dan kepuasan pelanggan. Sementara, untuk hal-hal non profit masih sangat jarang.
Tapi ternyata saat ini sudah ada yang memanfaatkan IoT untuk melindungi satwa terancam punah. Salah satunya hewan badak yang mejadi salah satu hewan yang terancam punah. Salah satu penyebabnya adalah perburuan badak.
Dua perusahaan dunia yaitu Cisco dan Dimension mengadakan proyek pertama di dunia dalam penyelamatan badak. Tepatnya di Afrika Selatan, kedua perusahaan ini melakukan penelitian dan menggunakan berbagai macam peralatan canggih.
Mereka menggunakan Internet of Things sebagai teknologinya. Salah satu yang menjadi hal utama adalah dapat memonitor serta melacak badak tersebut secara real time. Untuk itu, mereka menggunakan teknologi dari sensor array dan analisis data real time.
Selain itu, mereka melakukan pengumpulan, pemeriksaan, analisis, juga pemeriksaan informasi tentang semua karyawan cagar alam tersebut. Dengan menggunakan semua data yang dikumpulkan, dibangun juga Reserve Area Network yaitu hotspot WiFi yang dipasang diberbagai titik, CCTV, Drone yang memiliki kamera inframerah, thermal imaging, pelacak kendaraan, sensor IoT serta sensor IoT seismik juga mereka manfaatkan.
GPS tracking digunakan untuk melacak badak. Drone untuk memonitor dan melacak para pemburu. Untuk mensurvei pagar atau batas di sepanjang cagar alam menggunakan kamera. Sementara, untuk para pekerja taman nasional menggunakan security check.
Tentu ini semua sangat mendukung aplikasi IoT di lapangan. Hal ini juga menjadikan solusi untuk perlindungan hewan yang terancam punah. Selain itu juga, hal ini membuktikan bahwa IoT tidak hanya digunakan untuk kebutuhan bisnis, melainkan kegiatan non profit pun juga membutuhkan IoT.
Sumber: Dirangkum dari mongabay.co.id
