Militer Amerika Serikat Buat Kapal Selam Pertama Yang Menggunakan Teknologi 3D Printing

Militer diseluruh dunia sedang ramai membahas dan menggunakan teknologi 3D Printing dalam pembuatan peralatan yang militer butuhkan, mulai dari persenjataan, alat berat, sampai alat transportasi. Teknologi ini dipercaya dapat memangkas bahan baku, biaya dan polusi saat proses produksi.
Disruptive Technology Laboratory (DTL) Angkatan Laut AS, dan tim di Manufacturing Demonstration Facility Oak Ridge National Laboratory (ORNL), baru baru ini telah membuat kapal selam pertama di dunia yang dicetak dengan menggunakan 3D Printer. Kapal selam ini diberi nama Optionally Manned Technology Demonstrator (OMTD)
OMTD memiliki ukuran sepanjang 10 meter yang terbuat dari resin termoplastik yang dipadu dengan serat karbon. Dalam pembuatannya, kapal selam ini tersusun dari 6 bagian yang di cetak terpisah-pisah, yang akhirnya disatukan menjadi sebuah kapal selam.
Menurut angkatan laut Amerika Serikat, pembuatan kapal selam dengan menggunakan 3D Printing ini memakan waktu sekitar 6 bulan saja dengan biaya $860 ribu atau sekitar Rp.10,8 miliar untuk pembuatan 1 kapal selam. Penggunaan teknologi 3D Printing ini menurut ORNL mampu memangkas biaya dalam pembuatan kapal selam hingga 90% dan mempercepat waktu pembuatannya juga.
“Ini adalah temuan besar untuk dunia militer, karena waktu penyelesaian yang cepat berarti suku cadang atau peralatan yang dirancang khusus dapat diproduksi dan digunakan dengan cepat” Ujar Garry Shields selaku Direktur DTL, .
Sumber: Dirangkum dari beritagar.id

