Tiket.com — The Birth of Last Minute Hotel.

“Last Minute Hotel, tepat bulan Maret 2016 fitur ini menjadi fitur terbaru App Tiket.com yang menyajikan hotel-hotel yang berkelas dengan harga murah dan juga hanya ada di 5 Provinsi di Indonesia yaitu : Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta dan Surabaya.”

Proses Menentukan Konsep.

Semua orang menyadari halaman utama/homepage dari sebuah App merupakan First moment yang harus memberikan kesan yang bisa membuat user tertarik kepada App kita, terlebih terhadap apa yang mereka cari. Langkah untuk menambahkan fitur Last Minute Hotel pada halaman home ini sangat banyak sekali pro dan kontra, terlebih terhadap sudut pandang bisnis. Timeline terhadap project ini sangat pendek, hanya 1 bulan waktu yang diberikan dalam proses desain & development, dalam proses menentukan konsep dan flow team product langsung mengadakan brainstrom dan sepakat untuk melakukan Product Design Sprint yang di mentori oleh Mr.Han. Kita wajib mewawancarai team Bisnis yang bertujuan untuk menganalisa semua kebutuhan yang di inginkan terlebih dalam segi bisnis, langkah ini bertujuan untuk menemukan apa yang sebenarnya kita inginkan dan kita butuhkan dalam menentukan konsep dan tema desain kita, setelah itu kita harus menentukan pattern desain yang akan selalu di terapkan dalam desain.


Design Sprint.

Apa itu design sprint? design sprint adalah suatu metode untuk build product concept dan prototype dalam waktu 5 hari dimana memiliki 5 tahapan yang sangat komunikatif dan interaktif untuk mengeluarkan semua ide, inspirasi, masalah yang ada, solusi yang kemudian diwujudkan dalam prototype yang harus dan di cross check ke calon pengguna, user yang harus ada maksimal 8 user yang penting dan berkaitan dengan pembuatan produk ini, dream team terdiri dari : Designer, ceo, product manager, user expert, engineer, marketing. Jika tidak memungkinkan untuk menghadirkan semuanya yang terpenting designer, product manager, CEO dan user expert. Tahapan-tahapan design sprint akan menjadi efektif apabila spirit diatas dijaga dan dipahami oleh tim. Design sprint terdiri dari 5 tahap. Pembahasan detail masing-masing tahapan design sprint akan dibagi menjadi beberapa seri tulisan berikutnya (Mr. Faren)

Day 1: Understand

Day 2: Diverge

Day 3: Decide

Day 4: Prototype

Day 5: Validate

Melakukan design sprint untuk mendapatkan ide yang brilian kedalam product, terkadang ide yang luar biasa itu datang dengan tiba-tiba, hal ini yang diharapkan dari design sprint, dengan kepribadian masing-masing orang berpikir dengan satu tujuan pastinya memiliki beragam ide.


Siap Untuk Merelakan.

Proses menentukan desain prototype telah selesai hal yang paling krusial selanjutkan implementasi desain kita ke bagian development, kenapa hal ini begitu penting? Kamu harus rela bilamana desain atau bagian-bagian dari desain kamu membutuhkan effort yang sulit dan lama dari segi develop, kita harus sigap menyiapkan solusi jika hal itu terjadi. Maka dari itu penting bagi desainer untuk kolaborasi dengan team develop dalam menentukan feature yang ingin digunakan, Saya menggunakan Sketch dalam membuat desain karena mudah dan tersinkron dengan zeplin.

Sangat mudah bagi team development dalam inspect element dan pengambilan asset untuk kebutuhan develop, dua tools ini ultimate combo.


Next Interation.

Setiap produk yang dihasilkan pastinya akan ada masukan yang bersifat membangun agar kedepannya bisa lebih bagus dan ada yang bersifat membuat kita dilema, ini bagian yang bersifat personal dengarkan semua masukan dan saran dari mereka tapi ingat produk yang kita buat ini sudah berdasarkan diskusi yang panjang dari semua pihak, jika semua masukan harus di implement percaya atau tidak, produk yang dibangun akan kehilangan tujuannya. tetap pada pattern dan tema yang sudah kita dapatkan. hanya satu jawaban untuk itu semua, Next Interation…

Tidak gampang dalam menganalisa dan merumuskan kebutuhan semua user. Namun cara yang paling nyata adalah dengan melakukan apa yang ingin kita lakukan untuk mencapai visi dan tujuan.