Perjalanan

Rakha Azmandika
Sep 4, 2018 · 3 min read
Modifikasi dokumentasi rikadull13, 2015 (https://www.asus.com)

Rabu, 2 Mei 2018. Pagi ini saya mempersiapkan diri untuk berangkat menuju sebuah kabupaten di utara Kota Bandung yang menjadi daerah penelitian saya guna melaksanakan tugas akhir sebagai mahasiswa S1 jurusan Teknik Geologi ITB sekaligus sebagai sarana bagi saya untuk menuntut ilmu. Berbagai jenis batuan yang ada menuntun saya untuk mengetahui sejarah terbentuknya daerah tersebut, juga implikasinya terhadap potensi dan masalah yang mungkin berkembang disana. Daerah penelitian saya tersebut terletak di Kabupaten Subang bagian tengah.

Kebun teh Ciater (https://brainengine.net/)

Kabupaten Subang secara geografis terletak di sebelah utara Gunung Tangkuban Parahu hingga ke Teluk Ciasem di Pantai Utara Jawa Barat. Daerah dengan ciri khas kuliner berbagai macam makanan olahan dari bahan dasar nanas ini memiliki potensi sumber daya alam yang cukup menarik. Letaknya yang berada dekat dengan Gunung Tangkuban Parahu memberikan banyak manfaat bagi warga setempat. Keberadaan mata air panas sebagai manifestasi panas bumi dimanfaatkan warga menjadi tempat pemandian air panas yang menjadi daya tarik wisata daerah Ciater. Tanah vulkanis hasil pelapukan produk gunungapi merupakan jenis tanah yang subur karena mengandung kadar unsur hara yang tinggi sehingga warga memanfaatkannya untuk bercocok tanam berbagai jenis komoditi diantaranya padi, palawija, sayuran, dan buah-buahan. Komoditi perkebunan pun cukup berkembang di Kabupaten Subang, diantaranya karet, kelapa, kelapa sawit, kopi, teh, dan lada. Berdasarkan data BMKG pada tahun 2013, Kabupaten Subang merupakan daerah beriklim tropis yang memiliki rata-rata suhu udara tahunan 25°-26°C dan kelembaban udara sekitar 79% dengan tingkat curah hujan normal yaitu kisaran 120–300 mm tiap bulannya. Kondisi tersebut mendukung tumbuh kembangnya perekonomian disana sekaligus memberikan udara sejuk yang menemani perjalanan saya menuju ke daerah penelitian yang berlokasi disana.

Daerah penelitian berada di Kabupaten Subang bagian tengah yaitu sebelah utara Gunung Tangkuban Parahu, sebelah selatan Tol Cipali, sebelah barat daya Kota Subang, dan sebelah tenggara Kota Purwakarta dengan koordinat 6°34'04.06" — 6°38'23.01” LS dan 107°35'10.37" — 107°38'59.46 “ BT yang mengacu pada sistem koordinat geodetik. Luas daerah penelitian menempati area 56 km2 (8 km x 7 km). Secara administratif, daerah penelitian terletak di Kecamatan Dawuan, Kecamatan Kalijati, dan Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Peta Provinsi Jawa Barat (http://www.big.go.id/peta-provinsi)

Berbekal tas punggung dan carrier berisi perlengkapan melapang selama dua minggu, saya berangkat pukul 08.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor dari rumah yang berlokasi di daerah Sukajadi menuju Desa Banggalamulya, sebuah desa di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang yang akan saya tempati selama saya mengerjakan tugas akhir disana. Jarak yang harus ditempuh untuk sampai ke Desa Banggalamulya dengan melewati rute Lembang yaitu sekitar 78,3 km. Perjalanan dimulai dari Kota Bandung melewati Kota Lembang hingga ke Ciater, dimana suasana kota berubah menjadi paparan kebun teh yang sangat luas disekitar Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu. Suasana alam yang sejuk disertai hembusah angin pegunungan dan pemandangan yang indah membuat saya menikmati perjalanan yang terbilang cukup jauh dan menguras tenaga ini. Setelah menempuh perjalanan selama satu jam setengah, tidak terasa saya sudah sampai di Jalan Cagak, persimpangan yang menghubungkan jalan menuju Ciater, Subang, Sumedang, dan Purwakarta. Setelah beristirahat dan makan siang, dengan dipandu peta digital Google Maps, perjalanan dilanjutkan melewati Kota Subang, hingga sekitar pukul 14.00 sampai ke Desa Banggalamulya, salah satu tempat yang menyimpan jejak-jejak sejarah sekaligus menjadi saksi bisu proses terbentuknya Kabupaten Subang sejak sekitar 12 juta tahun yang lalu….

Daftar Pustaka

Nurroh, S. (2013): Data curah hujan November 2012-Januari 2013, Buletin Analisis Hujan Bulan Januari 2013 dan Prakiraan Hujan Bulan Maret, April dan Mei 2013, 1, 28–33. url.

Bakosurtanal, (2003), Peta Administrasi Provinsi Jawa Barat, http://www.big.go.id/peta-provinsi diakses tanggal 16 Juni 2018 pukul 13.00 WIB.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade