Apa itu React Native ?

So sebenarnya ada banyak pilihan kalau kalian mau buat mobile app. Kalau kalian mau buat app yang ‘Native’, maksudnya ‘Native’ adalah kita pakai bahasa pemograman yang spesifik untuk platform itu. Contohnya:

  1. mau buat Android app ? bahasa pemogramannya Java
  2. mau buat iOS app (apple) ? bahasa pemogramannya bisa pake Objective C atau swift.

Nah ada lagi nih yang namanya ‘cross-platform’ app. maksudnya apa sih ini cross-platform? cross-platform itu mobile apps yang di buat dengan bahasa pemograman yang tidak spesifik untuk platform tersebut, contohnya bahasa pemograman ‘Javascript’. nah guys & girls jaman dulu kala, ga ada developer yang buat mobile app pakai javascript, javascript di pakai paling banyak untuk buat website. Tapi setelah perkembangan teknologi, mulailah trend developer pake javascript buat bikin mobile app.

So peeps apa itu React Native?

React Native itu cross-platform framework yang di buat oleh tim Facebook untuk membuat mobile app (android & ios ) dengan menggunakan javascript sebagai bahasa pemogramannya dan developer harus mengerti React.js kalau mau pakai React Native.

“apa itu React.js koh?”

React.js itu library yang di buat oleh Facebook tahun 2013. Gunanya apa ? simplenya gunanya itu untuk membantu developer membuat User Interface (Ui). Tapi kalau ada yang mau tau lebih detail bisa baca di sini. Gua ga cover React.js di artikel ini karena gua mau jelasin React Native bukan React.js

So kalian mungkin dalam hati kalian :

“Koh william.. aku mau bikin mobile app nih. aku pake React native deh! ”

Jawaban dari gua ene:

“Tunggu dulu, buru-buru amat.. gua belom kasi tau lu bagus dan jelek nya React native”
tipe orang terlalu cepet ambil keputusan

Kalau lu ada baca article gua sebelumnya, berarti lu udah tau kalau React Native itu bisa buat android & ios (apple). maksudnya lu bisa bikin aplikasi android dan ios pake 1 bahasa pemograman yaitu ‘Javascript’. Tapi gua mau kasi tau dulu ke kalian kenapa React Native di buat dan apa sih plus minus nya.

So let’s go:

Kenapa di buat React Native:

gua langsung straight to the point aja ya, karena untuk meng-handle 2 aplikasi (android & ios) dengan 2 bahasa yang berbeda, cara pemograman yang berbeda itu ribet. kalau aplikasi lu simple masi gak apa apa deh, tapi kalau udah complex banget agak susah.

Bagus nya React Native:

Seperti yang artikel gua sebelumnya, React native cocok buat kalian yang

  1. Web developer
  2. Business people yang budgetnya terbatas tapi mau buat mobile app

React Native bagus karena :

  • lu cuma harus belajar “Javascript” dan lu bisa buat android & ios.
  • lu hemat gaji 1 developer. “Gaji developer ga murah bos”
  • React Native mudah mudah susah untuk di pelajari, lebih mudah di bandingkan “Native”. “Trust me, gua dulu android developer”
  • Dari segi performa, “React Native” tidak kalah dari “Native” walaupun sekarang Native masi lebih unggul

React Native kurang bagus karena:

  • React Native masi baru, jadi belum “stable”. Di dunia programming kalau kita memakai sesuatu framework yang belum “stable” itu pedes-pedes manis karena kalian bisa mencoba sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya TAPI kalian mungkin juga menghabiskan waktu kalian untuk benerin “BUG” yang belum ada solusinya. Lumayan stress kalau mau jujur aja
  • Di indonesia React Native developer masi jarang banget & di indonesia untuk mobile app developer masi lebih banyak yang cari “Native” .Jadi aga susah buat kalian untuk mencari React Native developer. Tapi lu baru aja ketemu 1 React Native developer. Yes.. GUA *promosi Lol~

Jadi conclusion dari gua:

  1. React Native itu Framework
  2. React.js itu Library
  3. Javascript itu bahasa pemograman
  4. Javascript + React.js + ReactNative => android + ios mobile app
  5. lu mau chat lebih sama gua? cari gua di sini : )

Sekian dari gua guys.. Gua tau gua ga terlalu technical jelasinnya dan lebih ke basic. karena gua mau target orang-orang yang belum punya technical skill. Tapi kedepannya gua bakal lebih technical, i promise you.

Kalau article ini membantu lu, please follow under10 & hope to see you guys in the next article.. Chao~

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.