8 Tips Rumah Ramah Lingkungan dan Ramah Bumi

Dengan adanya isu pemanasan global yang sering kita dengar di media dan mengancam planet bumi saat ini, penting bagi kita untuk mempertimbangkan bagaimana gaya hidup kita memengaruhi lingkungan dan mulai mengadopsi setidaknya beberapa praktek lingkungan hidup yang dapat membantu setidaknya mengurangi efek yang ditimbulkan. Agar nantinya planet bumi kita ini masih dapat dinikmati keindahannya oleh putra-putri kita.
praktek ramah lingkungan yang dapat membantu
Belilah produk lokal
Meskipun kita tidak berhak untuk melarang semua produk dari negara lain masuk ke Negara ini, kita dapat menjalani gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dengan memilih produk lokal bila memungkinkan. Misalnya, membeli produk dari petani lokal, daging dari peternak terdekat, dan sebagainya. Ini akan mengurangi jumlah energi dan bahan bakar yang diperlukan untuk transportasi, menghemat uang dalam ekonomi lokal, dan menyediakan akses ke produk segar. Perlu di dukung juga warungin yang menyediakan produk lokal, anda dapat mengaksesnya disini
Tanam tanaman di kebun sendiri
Kita dapat memulai membuat kebun kita sendiri atau menanam tanaman dalam pot untuk memberi keluarga kita buah dan sayuran segar. Karena akan memiliki kontrol lebih terhadap bagaimana makanan yang kami konsumsi ditanamkan dan dalam proses dan membuat anak-anak dapat belajar tentang lingkungan.
Membuat sendiri kompos dari sampah rumah tangga
Kurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA dengan membuat kompos sisa sayuran dan potongan buah. Cukup mengumpulkan kulit telur, daun teh, ampas kopi, dan sisa makanan dalam wadah. Kemudian, tambahkan ke tumpukan kompos Anda dari sisa sayuran segar atau daun yang berwarna hijau dan coklat untuk membuat pupuk taman Anda sendiri.

Jemur pakaian dengan memanfaatkan sinar matahari
Saat musim panas, pilihlah untuk menjemur cucian agar kering di bawah sinar matahari. Tidak hanya akan mengurangi konsumsi listrik Anda, pengeringan ini akan melindungi pakaian Anda dari kerusakan, menghilangkan bahan kimia yang tidak diperlukan seperti pelembut pakaian, dan menyuntikkan pakaian dengan bau sinar matahari yang klasik.
Kurangi penggunaan bahan plastik sekali pakai
Di Australia, seperti banyak negara maju lainnya, baru-baru ini melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai dan banyak pembicaraan tentang menghilangkan penggunaan sedotan sekali pakai. Cari opsi yang dapat digunakan kembali sehingga Anda tidak perlu mengorbankan kenyamanan atau pandangan eko-sadar Anda. Beli wadah yang dapat digunakan kembali untuk menyimpan makanan, mengadopsi kotak makan siang yang tidak menimbulkan sampah, gunakan tas belanjaan dari bahan kain atau yang tahan lama dan dapat digunakan berulang kali. Mulailah bersenang-senang dan menjadi kreatif dengan menggunakan kembali barang yang masih dapat digunakan dan buatlah daur ulang objek menjadi sesuatu yang baru dan berguna. Tahukah Anda bahwa mendaur ulang satu ton plastik dapat menghemat lebih dari 5.770 Kwh energi dan menghabiskan16,3 galon minyak!
Kurangi tagihan listik
Cari cara sederhana untuk mengurangi konsumsi listrik Anda. Cabut peralatan dan perangkat saat tidak menggunakannya, jangan tinggalkan pengisi daya ponsel Anda di sepanjang waktu, naikkan atau turunkan termostat Anda beberapa derajat untuk menghemat biaya pendinginan atau pemanad Anda, dan matikan lampu ketika Anda meninggalkan ruangan. Hemat air dan energi, plus hemat waktu Anda yang berharga, dengan hanya menjalankan mesin cuci ketika sudah penuh. Bagaimanapun, cara menghemat cara kecil ini dapat benar-benar menambah dan membuat dampak yang besar.
Buat pembersih sendiri
Ucapkan selamat tinggal pada pembersih dan deterjen yang mahal dan berbahaya. Anda dapat membuat pilihan yang lebih sehat dan lebih murah menggunakan bahan-bahan rumah tangga biasa, seperti: cuka, jus lemon, soda kue, kacang sabun, dan banyak lagi.
Ganti peralatan rumah tangga dengan yang hemat energi
Pasti akan datang saat kita perlu mengganti kulkas atau kompor dirumah kita. Daripada membeli model termurah, carilah opsi hemat energi yang akan menghemat uang dan konsumsi energi dalam jangka panjang.
