3. Nancy Witherspoon

Aku kebal terhadap virus itu. Tapi tidak terhadap tabrakan. Baju ku berlumuran darah ayah, aku tak sanggup melihat. ada luka di bagian kepalaku, aku tau hanya karna merasa perih di sana. aku keluar dari mobil yang terbalik ini, tak jauh dari lokasi mobil kami, berdirilah sebuah rumah tua, di sanalah ibu berada.

Tapi ketika aku tiba di sana. semua sudah terlambat.

“Nancy!” Aku berlari ke arahnya. Tatapan matanya sangat sedih sekali, ia memegang tangan ibuku. keadaan yang sama dengan ayahku.

berbaring.

“Will! Kamu, kamu tidak boleh berada di sini!”

“Apa maksudmu? Aku ingin bertemu dengan nya!”

“Sudah terlambat Will! Kau sepertinya kebal oleh virus itu, tapi siapa tahu, mungkin hanya masalah waktu!” Ia menutup pintu di belakangnya.

Tertunduk, dan menangis. Aku mengabaikan peringatan nya, dan memasuki ruangan tersebut. Hanya bisa menangis. Kasurnya berwarna merah, karna darah yang keluar dari tangan, dan matanya. Tak terlihat seperti ibu ku. Bau busuk ini, sangat membuat ku pusing, dan terjatuh ke lantai.

Waterhouse Down. Nancy Witherspoon. 2016