7. Langit

Menjadi lembah — jika bukan gunung atau bukit. ke sebelah timur, tanah berangsur-angsur menanjak, dan di sebelah barat tanah semakin menurun.

tapi jauh di barat tetap tak berubah. kegelapan nya justru semakin mencekam.

Tak tau harus berbuat apa, dan tidak merasakan adanya bahaya, aku duduk termenung. Sekarang tidak akan ada kota besar yang masih berdiri setelah terjadi gempa seperti tadi. Meskipun aku tak yakin bahwa itu di sebut sebagai gempa juga.

Gempa tadi, terjadi tak lama. 5 menit, mungkin kurang. Matahari bersinar terang, dan aku masih tak tau harus ke mana. ku lihat ke arah utara, pegunungan fearno, nampaknya sudah menghilang.

atau terhalangi sesuatu yang lain.

Kembali ke selatan dan ke arah rumah Nancy? Rumahnya pun pasti sudah hancur lebur. dan jalan nya juga.

tidur di sini? yang benar saja. Sungai, pikir ku. Aku tahu, di sekitar sini tak ada sungai. Tidak dalam radius puluhan kilometer, dan aku tahu benar itu. tapi jika aku akan memulai ini semua dari nol, aku akan membutuhkan sungai, sebagai sumber air.

Aku melihat, ke langit. berharap hujan akan turun. aku haus.

aku lapar.

merasa bahwa diam saja tidak akan menyelasikan masalah ku. aku mulai berjalan, menuju utara. yang tadinya pegunungan Fearno.

mungkin aku akan menemukan sesuatu yang menarik.

siapa tahu?

Waterhouse Down. Langit. 2016