Chrome Dev Summit 2018, mana yang kalian harus coba implementasikan? ( 1 dari 2)

Google Developer Experts Web di CDS 2018

Chrome Dev Summit(CDS) 2018 yang merupakan ajang tahunan Google Chrome untuk bertatap muka dengan para pengembang web baru saja diselenggarakan beberapa minggu lalu di mana event selama 2 hari tersebut memberikan insights seputar kondisi web saat ini, dan apa yang akan hadir di web platform ke depannya. Terlalu banyak konten yang kadang malah membuat bingung pengembang web, mana yang harus saya coba gunakan terlebih dahulu. CDS sendiri diselenggarakan selama 2 hari, di mana hari pertama adalah update seputar kondisi terkini web platform, dan hari kedua adalah apa yang akan hadir di web platform. Untuk tahu apa saja yang dibagikan selama 2 hari ini kalian bisa menonton keynote hari pertama dan kedua.

Day 1 keynote
Day 2 keynote

Bila kalian masih belum merasa yakin apakah memilih web sebagai platform yang digunakan dalam pengembangan produk, mungkin ada baiknya kalian menonton cerita Spotify dan Starbucks kenapa web platform penting untuk menjangkau pengguna lebih banyak, dan memberikan pengalaman lebih baik bagi pengguna.

Why the web matters

Mana yang harus saya tonton?

Tulisan ini mencoba mengelompokkan konten-konten yang mungkin relevan dengan apa yang kalian buat. Sehingga teman-teman pengembang web bisa mencoba mengimplementasikan konten tersebut dan siap pada saat teknologi tersebut sudah dirilis secara publik.

Bila kalian belum yakin apakah perlu berinvestasi di web platform.

Saya mencoba membuat daftar playlist yang harus ditonton kalau kalian membuat salah satu dari 2 jenis web app berikut:

  1. Web berbasis konten
  2. Web interaktif

Web berbasis konten

Pengalaman pengguna merupakan kunci utama untuk semua jenis website. Tapi sebagai penyedia konten kita harus mulai dari mana? Video dari Alberto ini bisa memberikan bagaimana kita sebagai penyedia konten bisa memberikan pengalaman baik bertahap bila kita menggunakan Content Management System(CMS) dalam mengatur konten kita.

Progressive content management systems

Sebagai penyedia konten, biasanya indikator yang menjadi target adalah banyaknya konten yang dikonsumsi atau biasanya di analytics tool dihubungkan dengan jumlah page views. Untuk page views, agar pengguna tidak pergi karena terkendala dalam mengakses konten maka ada dua hal penting yang harus diperhatikan yaitu kecepatan tampil halaman atau loading performance, serta transisi navigasi antar halaman.

Bisa ditemukan
Sebelum berbicara kecepatan tampil dan navigasi, tentunya kita harus memastikan konten bisa ditemukan. Google search sebagai salah satu penyumbang trafik terbesar ke penyedia konten belum tentu bisa membaca dan mengindex konten sebuah website. Untuk itu bila kita mengembangkan website dengan teknologi terkini, harus dipastikan agar bisa dibaca oleh Googlebot dengan cara-cara yang dijelaskan di video berikut.

Making web content discoverable

Kecepatan tampil
Kecepatan tampil pada dasarnya adalah seberapa besar ukuran file yang dimuat untuk menampilkan sebuah halaman website. Namun jenis file yang digunakan ada banyak jenisnya dan tingkat kepentingannya juga berbeda-beda. Video tentang kecepatan website ini mencakup 3 hal penting yang perlu diperhatikan pada saat menampilkan sebuah halaman website yaitu gambar, font, dan JavaScript.

Essentials for fast website

Kecepatan navigasi
Setelah membaca sebuah konten atau masuk di homepage, pembaca mungkin akan berpindah ke halaman lainnya untuk membaca konten. Kecepatan navigasi atau perpindahan halaman ini juga berperan penting untuk memastikan pengguna tidak pergi karena menunggu lama. Dan salah satu cara untuk mempercepat navigasi antar halaman adalah menggunakan service worker. Bagaimana menggunakan service worker dengan cache dengan tepat agar cache justru tidak memperlambat navigasi. Ada 5 hal yang perlu diperhatikan di video ini?

Caching strategy deep dive

Tambah cepat dengan web packaging
Membuat website tampil cepat bukanlah perkara mudah, terkadang lebih mudah membuat website cepat dari awal ketimbang memperbaiki website yang lambat. AMP project mencoba menutupi gap ini dengan menggaransi website bisa cepat dengan 3 komponen penting AMP yang salah satunya adalah AMP Cache. AMP Cache yang melakukan bundle assets halaman web saat ini cuma bisa digunakan di server Google sehingga URL konten pada saat diakses masih menggunakan domain Google. Namun kedepannya semua website bisa bisa lebih cepat ditampilkan menggunakan web packaging yang bekerja sama seperti AMP Cache. Web packaging sudah bisa dicoba dan lebih detailnya bisa kalian tonton dari video berikut:

Web packaging dan portals

Konsumsi video lebih baik
Video merupakan salah satu konten yang semakin mendominasi jaringan internet saat ini karena ukurannya yang jauh lebih besar dibandingkan konten berbasis teks atau audio. Untuk bisa lebih efisien ditransmisikan melalui internet maka dibuatlah format video baru AV1 khusus untuk web. Bukan cuma format yang ukurannya lebih kecil, tapi juga picture in picture API memungkinkan kita menonton video di web secara bersamaan pada saat kita melakukan browsing konten lainnya.

Building modern web media

Itulah beberapa konten Chrome Dev Summit 2018 yang kalian wajib tonton kalau kalian membuat website modern berbasis konten. Di seri berikutnya kita akan bagikan video mana yang perlu kalian tonton bila kalian mengembangkan aplikasi website yang lebih interaktif. Interaktif di sini adalah memerlukan input dari pengguna untuk mendapatkan output yang diinginkan. Contohnya adalah e-commerce, image converter, dan virtual reality.

Ingin mendengarkan langsung konten-konten di atas dari Google Developer Expert dan team Tokopedia? Kalian bisa gabung di Chrome Dev Summit Extended Jakarta hari Rabu, 5 Desember 2018. Daftar sekarang di https://events.withgoogle.com/cds-extended-jkt-tokopedia.