Aku Tuhan dan Sembahlah Aku

Benarkah Yesus bukan Tuhan karena tidak pernah mengatakan: “Aku Tuhan dan sembahlah Aku.”? Padahal logikanya, Yesus bukan Tuhan karena Yesus pernah mengatakan: “Aku bukan Tuhan dan jangan sembah Aku”?
Pada dasarnya, Yesus tidak pernah mengatakan kedua kalimat tersebut. Meski demikian, Yesus adalah Tuhan berdasarkan 3 alasan berikut ini:
Hakekat Yesus Adalah Tuhan
Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai Tuhan bukan berdasarkan perkataan: “Aku Tuhan dan sembahlah Aku.” Melainkan, berdasarkan hakekat-Nya adalah Tuhan. Dengan kata lain, sekalipun Yesus tidak pernah mengatakan: “Aku Tuhan dan sembahlah Aku” namun hakekat Yesus adalah Tuhan.
Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. (Filipi 2:5–7)
Iman Pengikut Yesus
Sejak dulu sampai hari ini, pengikut Yesus mempercayai Yesus sebagai Tuhan bukan dikarenakan Yesus pernah mengatakan: “Aku Tuhan dan sembahlah Aku” melainkan karena iman mereka kepada Yesus. Dengan kata lain, sekalipun pengikut Yesus tidak pernah mendengar Yesus mengatakan: “Aku Tuhan dan sembahlah Aku” namun mereka percaya Yesus adalah Tuhan, mereka menyembah Yesus, mereka rela menderita bahkan mati karena iman kepada Yesus.
Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan. (Ibrani 11:36–37)
Tidak Menolak Disebut Tuhan Dan Disembah
Sekalipun Yesus tidak pernah mengatakan: “Aku Tuhan dan sembahlah Aku” namun Yesus tidak pernah menolak (melarang) siapapun yang mengakui-Nya sebagai Tuhan dan menyembah-Nya.
”Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya” (Markus 5:6)
“Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita” (Lukas 24:52)
“Katanya: ‘Aku percaya, Tuhan!’ Lalu ia sujud menyembah-Nya” (Yohanes 9:38)
Kabar baik yang ingin saya sampaikan adalah suatu hari nanti akan ada waktu dimana setiap orang mau tidak mau, suka tidak suka, harus bertekuk lutut menyembah dan mengakui Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat. Dengan demikian, hendaknya kita bersyukur karena telah menyembah dan mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat sejak saat ini.
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,“ bagi kemuliaan Allah, Bapa! — Filipi 2:9–11

