Mau Cepat atau Lambat yang Penting Melangkahlah !

“When life makes you fall down seven times, get up eight.
Perbaiki. Perbaiki terus dirimu.
Tinggalkan kesalahanmu. 
Ampuni dirimu sendiri. 
Maafkan orang lain yg melukaimu.

Berdamailah dengan dirimu sendiri. 
Teruskan langkahmu. Ngga masalah kemajuanmu lambat. 
Yang penting jangan berhenti. Babysteps are okay. Keep moving forward.
Dont stop until you are proud.”
By @mayaseptha7

Caption yang ditulis oleh salah satu public figure Indonesia mengingatkan kita untuk terus melangkah. Karena hidup itu sebuah perjalanan dan hanya sekali. Sayang banget rasanya kalau kita menyia-nyiakan hidup ini bukan?

Memang dalam perjalannya tidaklah semudah membaca caption-caption yang ada di Instagram. Ga ada yang mau punya masalah, mengalami kegagalan apalagi sampai putus asa. Tapi kenyataannya seringkali berbanding terbalik dengan apa yang kita harapkan. Tuhan pun tidak menjanjikan bahwa langit selalu biru, bunga selalu mekar dan mentari selalu bersinar. Tapi DIA berjanji akan senantiasa menyertai kita (Matius 28:20!

Mudah memang mengatakan untuk bangkit saat mengalami keterpurukan tapi itu bukanlah sesuatu yang mustahil. Kenapa? Karena Tuhan sendiri yang memampukan kita melewatinya asal kita memang berserah dan percaya penuh kepadaNYA.

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. 
Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. 
Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
- 1 Korintus 10:13 -

Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain apalagi sampai merasa bahwa langkahmu itu terlalu pelan. Yang ada bukannya melangkah maju malah mundur karena terlalu sibuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Lagian setiap kita kan punya prosesnya masing-masing. Dan bukankah lebih baik melangkah lambat tapi bersama Yesus daripada berlari tapi mengandalkan kekuatan sendiri? Yang penting jangan sampai berhenti.

Jika langkahmu terhenti karena ternyata ada kepahitan yang disembunyikan, yuk lepasin pengampunan, baik kepada orang lain yang telah menyakiti dirimu ataupun ke diri sendiri. Akan sulit bagi kita melangkah kalau masih ada beban yang ga perlu tapi tetep dibawa, yang ada kita capek sendiri (Baca: Maafkan dirimu dan berdamailah dengan masa lalumu!)

Kalau hari ini kamu gagal, jatuh, putus asa, bahkan ga mau lagi melangkah apalagi menatap hari esok dengan harapan, ingatlah apa yang dikatan DIA:

“Although a righteous person may fall seven times, he gets up again, but the wicked will be brought down by calamity”

Klik disini untuk download app yesHEis