Tips Cerita Tentang Yesus: Sadari Siapa Kamu

Ketika kita menerima Yesus, kita diberikan identitas dan tujuan. Kita ‘diselamatkan’ dan ‘dipanggil’ sesuai dengan tujuan dan misiNya (baca: 2 Timotius 1:9).
Diselamatkan adalah identitas kita. Dipanggil adalah tujuan kita. Mengetahui identitas kita berarti kita tahu siapa kita dan milik siapa kita.
Menjadi “diselamatkan” berarti diselamatkan dari keterpisahan kekal dari Tuhan (kehidupan yang berfokus pada diri sendiri), dan diselamatkan ke dalam hubungan kekal dengan Tuhan (kehidupan yang berfokus pada Tuhan). Kita adalah anak-anak Allah yang dikasihi, disayangi, diampuni, dikuduskan, orang benar dan rekan ahli waris bersama Kristus.
Tujuan kita sebagai rekan ahli waris bersama Kristus adalah untuk bergabung dengan-Nya sebagai rekan kerja dalam komisi besar bersama untuk memberi tahu dan menunjukkan kepada orang-orang kabar baik tentang kisah penebusan Allah (melalui Yesus) dan bagaimana itu berlaku bagi semua orang yang mau menerimaNYA.
Mengetahui identitas kita adalah kunci untuk membagikan iman karena identitas kita memungkinkan kita untuk benar-benar melaksanakan tujuan tersebut. Sulit membantu orang lain untuk memahami siapa mereka di dalam Kristus ketika kita tidak benar-benar mengenal diri kita sendiri.
Bagaimana hubunganmu dengan Yesus? Apakah kamu sepenuhnya tahu siapa kamu dan milik siapa kamu? Saat terus membagikan imanmu, mengapa tidak melakukan perjalanan lebih dalam untuk memahami identitas sejati kamu.


