Memulai menjadi UI Designer — Bagian 1

Belakangan ini Anda pasti sering mendengar istilah UI Designer. Ya… UI Designer merupakan kependekan dari User Interface Designer.

Apa kerjaannya?, membuat tampilan(interface) untuk produk digital (Website, app, smartwatch, smart TV, dll)

showcase user interface di dribbble.com

Menjadi UI Designer

Seperti namanya, (UI) User Interface. Maka ada 2 hal yang harus diperhatikan oleh seorang designer saat membuat UI, yaitu User dan Interface. berikut gambarannya

User dan Interface

Untuk menghasilkan UI (User Interface) yang baik, Anda harus memperhatikan 2 hal diatas.

Kata User ditempatkan di depan kata Interface, karena UI yang baik selalu memperhatikan dan mengutamakan user.

UI yang baik akan membantu user. Dan, UI yang baik akan membuat user nyaman menggunakannya.

Hal itu yang harus Anda pegang, jika ingin menjadi UI Designer. Ya, Anda harus selalu mengutamakan user. :)


Memulai menjadi UI Designer

Tapi, untuk memulai menjadi UI Designer Anda boleh men-skip bagian User-nya dan fokus di Interface-nya dulu.

Ahaaa……

Terlihat seperti menjerumuskan ke arah yang tidak baik?, hmmm… mungkin :D

Begini, begini… dalam pembuatan UI, Anda memang harus memikirkan tentang user. bagaimana nanti user memakainya. Contohnya: Sebuah Tombol.

Saat men-desain sebuah tombol, Anda harus memikirkan “Apakah user tahu kalau ini tombol yang bisa di-klik?”.

Tapi, hal yang tidak kalah penting nya adalah… Anda harus tahu bagaimana bentuk tombol itu.

Maka dari itu, di awal saya mengajak Anda untuk fokus di bagian Interface-nya terlebih dahulu agar Anda familiar dengan bentuk-bentuk UI.


Langkah 1 — Mari membuat UI

Apakah Anda familiar dengan Photoshop?, GIMP? atau software sejenis lainnya?. Jika belum, maka sebaiknya Anda mulai belajar menggunakan software tersebut :)

Langkah pertama untuk menjadi UI Designer adalah mencoba untuk membuat UI.

Tidak perlu bingung mau mulai dari mana atau mau mendesain apa. Anda cukup memilih desain-desain interface yang ada di internet. Pilih yang Anda suka lalu jiplaklah, buat semirip mungkin.

Anda bisa browsing di situs seperti dribbble.com , behance.net atau kreavi.com. Banyak sekali desain UI disana.

Social Calendar App Mobile By Jakub Antalik

Kenapa harus menjiplak desain?

Hal ini untuk membuat Anda familiar dengan UI. Bagaimana bentuk tombol, ukuran teks, jarak antar baris kalimat, jarak tiap elemennya.

Flashback bentar:
Dulu, waktu pertama kali saya membuat UI untuk mobile app. saya mengira ukuran teks untuk mobile app sama seperti dengan website. Setelah design-nya jadi dan saya coba design-nya di smartphone, hasilnya kekecilan dan tidak terbaca :D

Jadi, Semakin sering Anda menjiplak sebuah desain, maka Anda akan semakin familiar dengan ukuran setiap elemen UI.

Tapi ingat, jiplak menjiplak ini hanya untuk kepentingan belajar :)


Langkah 2 — Buat UI mu sendiri

Jika Anda telah menjiplak UI berkali-kali, maka Anda sudah terbiasa membuat tombol, terbiasa membuat dropdown, input text, dan elemen-elemen UI lainnya.

Kini, saatnya Anda untuk membuat UI Anda sendiri.

Caranya gampang, Pertama, tentukan platform terlebih dahulu. Anda ingin membuat apa? design untuk mobile app (Android/iOS), design untuk web, atau bahkan design untuk smartwatch app?.

Setelah itu, tentukan tema design nya. Anda ingin membuat tampilan untuk aplikasi kesehatan? website artikel teknologi? atau tampilan untuk aplikasi pemesanan makanan?.

Setelah platform dan tema sudah dipilih, kini saatnya Anda browsing lagi design-design yang Anda sukai. Tapi kali ini, carilah design yang sesuai dengan platform dan tema yang Anda pilih tadi.

Lalu pilih 2 design yang paling Anda sukai, dan coba buat sesuatu yang baru dari hasil kombinasi dua design tersebut.

Contohnya seperti ini:

source: https://dribbble.com/shots/2884311--Exploration-Thermostat-Dashboard

Semakin sering Anda berlatih, maka akan semakin banyak jenis-jenis UI yang Anda ketahui.

Semakin sering Anda berlatih, maka akan semakin banyak jenis-jenis layout yang Anda ketahui.

Jika dianalogikan dengan belajar bahasa inggris, semakin sering Anda membaca buku berbahasa inggris, maka semakin banyak kosa kata yang Anda ketahui.

Jadi jika Anda ingin menjadi UI Designer yang handal, kuncinya hanya teruslah berlatih :)

Mintalah Feedback

Setelah Anda membuat UI sendiri, kini waktunya Anda meminta feedback. Anda bisa meminta feedback dari teman sesama designer.

Feedback ini sangat penting dalam proses belajar. Karena dengan menerima feedback, Anda jadi tahu bagian mana dari design Anda yang perlu ditingkatkan.

Lalu?

Anda telah berlatih menjiplak design dan juga berlatih mengkombinasikan design. Tapi ingat, dua hal tadi adalah poin dari Interface.

Untuk menjadi UI Designer yang baik, design yang Anda buat harus mempertimbangkan bagaimana User memakainya.

Berikut bagian 2 dari artikel Memulai Menjadi UI Designer