Mengunggah tesis/disertasi secara daring: mudah, gratis, dan memproteksi hak cipta

Pernah ini saya ditanya, “Apakah Mr. X sudah lulus S3? Saya jawab sudah, tapi kesulitan mencari informasinya secara daring.”
Parramatta playground, Sydney (Flickr/d_erwin_irawan, CC-BY)

Baca juga bagian keduanya yang membahas panduan dari COPE.


Saat ini tidak sulit mengunggah berbagai dokumen terkait riset ke open repository, misal Figshare, Zenodo, atau OSF (proses ini dinamakan pengarsipan mandiri atau self-archiving).

Ringkasan S3 misalnya, bukunya dapat anda unggah, agar mudah ditemukan oleh para pencari informasi yang ingin tahu hasil penelitian anda, atau bahkan untuk alasan yang sangat sederhana, apakah anda sudah lulus atau belum. Mudah, gratis, dan sekaligus membuktikan kredibilitas anda.

Satu hal lagi, mengunggah dokumen secara daring tidak lantas membuat hasil pemikiran anda mudah untuk “dicuri” (getting scooped), tapi malah memproteksinya dengan adanya upload time stamp (stempel tanggal unggah).

Selain itu, mengunggah materi tesis/disertasi secara daring tidak lantas menghalangi anda untuk menuliskannya lagi sebagai makalah ilmiah. Penerbit sudah menerima bahwa tesis/disertasi yang diunggah secara daring di repositori institusional atau repositori terbuka bukan bentuk prior publication, berikut beberapa referensinya:

  1. SAGE,
  2. Elsevier,
  3. Springer-Nature (hal 2),
  4. Wiley (sub bab duplicate and redundant publication),
  5. Taylor-Francis (sedang dicari).

Tapi tentunya anda perlu periksa lagi manakala riset anda merupakan kerjasama dengan Pihak ke-3 untuk urusan pendanaan atau data.

Ini contoh dari saya, disertasi S3 saya di Figshare.